Investasi Waralaba, Bizhare Tawarkan Crowdfunding - inphedia.id

Header Ads

TOPIK

Investasi Waralaba, Bizhare Tawarkan Crowdfunding

Saat ini, Bizhare hanya bisa diakses melalui situs bizhare.id karena belum menyediakan aplikasi untuk perangkat mobile.

INPHEDIA.ID - Untuk membuka bisnis waralaba, perusahaan rintisan Bizhare yang bergerak di bidang teknologi finansial menawarkan platform pengumpulan dana atau crowdfunding. Penawaran ini berawal dari masalah banyak usaha kecil menengah yang kekurangan modal, belum dapat akses ke perbankan.
 

Bizhare menawarkan metode pengumpulan dana untuk membuka sebuah toko waralaba (franchise), caranya, mereka membagi satu toko ke dalam beberapa slot investasi. Misalnya, untuk membuat toko X, diperlukan biaya Rp260.000.000, Bizhare akan membuka 26 slot masing-masing senilai Rp10 juta.

Maksimal dalam tenggat waktu satu bulan setelah dana terkumpul, Bizhare akan membuatkan perseroan terbatas atas nama para investor. Bentuk PT dipilih agar kepemilikan saham yang berdasarkan jumlah slot investasi yang mereka ambil dan pembagian profit jelas.

Bizhare juga akan menunjuk perwakilan investor untuk menjadi direktur dan komisaris berdasarkan kepemilikan saham dan kedekatan lokasi dengan bisnis yang dibuka. Adapun waralaba yang dapat dibangun melalui crowdfunding Bizhare beragam, antara lain kuliner, otomotif, retail, binatu dan perhotelan.

Bizhare memilih untuk membuat bisnis dalam bentuk waralaba, meski pun saat awal berdiri mereka merencanakan untuk mengembangkan UKM. Pemilihan waralaba didasari untuk menjaga kepercayaan investor karena laporan keuangan dalam bisnis waralaba umumnya terkelola dengan baik.

Bizhare mengkurasi waralaba yang dapat dibangun dengan crowdfunding mereka, biasanya sudah berumur di atas lima tahun. Saat ini, Bizhare hanya bisa diakses melalui situs bizhare.id karena belum menyediakan aplikasi untuk perangkat mobile. (**)

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).