Jenis Ikan Air Tawar yang Banyak Dibudidayakan - inphedia.id

Header Ads

TOPIK

Jenis Ikan Air Tawar yang Banyak Dibudidayakan



Menurut kegunaannya, jenis ikan air tawar digolongkan menjadi dua, yaitu golongan ikan hias dan ikan konsumsi.

INPHEDIA.ID - Di Indonesia, saat ini ikan yang banyak dibudidayakan beragam jenisnya, baik ikan air tawar maupun ikan air laut. Jenis-jenis ikan tersebut selain untuk konsumsi maupun ikan hias, juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi jika diusahakan dan budidayakan sungguh-sungguh.

Selain untuk dikonsumsi sendiri, dijual di pasar lokal, banyak pula para pembudidaya yang melayani permintaan ekspor. Di antara banyaknya jenis ikan, yang lebih mudah untuk dibudidayakan adalah jenis-jenis ikan air tawar. Sebab, ikan air tawar tidak tergantung dari tempat dan wilayah yang terbatas seperti ikan laut umumnya.

Menurut kegunaannya, jenis ikan air tawar digolongkan menjadi dua, yaitu golongan ikan hias dan ikan konsumsi. Dari kedua golongan ikan itu terdapat beberapa jenis ikan yang dapat digolongkan ke dalam golongan ikan hias sekaligus ikan konsumsi.

Jenis ikan air tawar ini dapat dikonsumsi sekaligus dapat juga dijadikan ikan hias karena keelokan badannya, misalnya ikan sepat, ikan mas, ikan betutu dan lain sebagainya. Selain banyak jenisnya, ikan-ikan juga memiliki ukuran badan dan warna badan yang beranekaragam.

Jenis-jenis ikan hias umumnya tidak untuk dikonsumsi, tetapi untuk dipelihara sebagai hiasan pelengkap keindahan di taman atau di ruangan tamu maupun di samping dan di belakang rumah. Bahkan, ada penikmat ikan hias yang menempatkan ikan kesayangannya di tempat ia bekarja.

Untuk golongan ikan konsumsi memiliki banyak jenis dengan ukuran badan dan warna badan yang beragam. Jenis-jenis ikan yang tergolong ikan konsumsi sangat sesuai untuk bahan pangan. Jenis ikan konsumsi memiliki tingkat produktivitas daging yang tinggi sehingga cocok sebagai bahan makanan.

Ikan air tawar yang dapat di konsumsi tidak semua mendatangkan keuntungan yang sama besar. Karena masing-masing jenis memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda-beda, baik dari segi ukuran tubuhnya, ketebalan dagingnya, percepatan pertumbuhannya, dan kelezatan dagingnya.

Bagi para petani ikan yang berorientasi agribisnis, jenis ikan konsumsi jika dibudidayakan dengan baik dan benar dapat memberikan hasil yang tinggi sehingga dapat memberikan keuntungan. Macam-macam jenis ikan air tawar yang telah dientaskan dari perairan umum ke kolam budidaya banyak sekali, bahkan ada nama latinnya juga.

Berikut ini nama-nama jenis ikan dan nama latinnya yang di antaranya dibudidayakan para pembudidaya di Indonesia.

1.   Ikan Patin (Pangasius Pangasius)
2    Ikan Lele (Clarias batrachus)
3.   Ikan Gabus (Ophiocephalus Stariatus)
4.   Ikan Betutu (Oxyeleatris masmorata BLkr)
5.   Ikan Baung (Macrones sp)
6.   Ikan Mujair (Tilapia mossabica)
7.   Ikan Nilem (Otiochilus haseeltii)
8.   Ikan Tawes (Puntius javanicus)
9.   Ikan Mas/Tomboro (Cyprinus carpio L)
10. Ikan Nila (Tilapa nilotica L)
11. Ikan Sepat Siem (Trichogastio pectoralis R)
12. Ikan Gurami (Osphyronemus gouramy)
13. Ikan Jelawat (Leptobarbus hoeveni BLkr)
14. Ikan Belut (Apodes)
15. Ikan Betok (Anabas testudineus Bloch)
16. Ikan Biawan (Helostoma temminchii c.v)
17. Ikan Toman (Ophiocephalus micropeltes)
18. Ikan Sili (Macrognathus aculeatus)
19. Ikan Sengkaring (Labeobarbus siamensis)
20. Ikan Saren (Anabas testdineus)
21. Ikan Lampan (Puntius schwanefeldi)
22. Ikan Tambakan (Helostoma sp)
23. Ikan Bogo (Ohiocephalis gachua)
24. Ikan Tageh (Macrones helitius)
25. Ikan Mengkreng (Pegasius nasutus)
26. Ikan Sidat (Anguilla sp)
27. Ikan Bader Bang (Puntius bromoides)
27. Ikan Kutuk (Channa satriata)
29. Ikan Hampal/palung (Hampala macrolepidota)
30. Ikan Jendil/Wakkal (Pangasius micronema BLkr)

Dari sekian banyak jenis ikan air tawar di atas, jenis ikan gurami, ikan nila, ikan mas, ikan patin dan ikan lele adalah jenis ikan air tawar yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Sebab, di pasaran nilai jualnya tinggi dan permintaan serta kebutuhan ikan ini dapat dikatakan terus menerus ada dan pemasarannya tidak terlalu sulit. (*)

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).