Membudidayakan Ikan Louhan Itu Mudah - inphedia.id

Header Ads

TOPIK

Membudidayakan Ikan Louhan Itu Mudah

Ikan Louhan
Hal yang paling perlu diperhatikan sebelum memulai ternak louhan dengan menggunakan akuarium dan perlengkapannya, ukuran luas akuarium harus memadai.

INPHEDIA.ID - Jika belum pernah melakukannya, menernakkan ikan louhan sepertinya tidak mudah. Tapi, membudidayakan ikan louhan sebenarnya tidak sulit. Dikatakan mudah dalam budidaya ikan berkepala jenong ini karena kita tidak perlu kolam atau lahan yang besar. Cukup dengan akuarium kita sudah dapat menernakkannya.

Hal yang paling perlu diperhatikan sebelum memulai ternak louhan dengan menggunakan akuarium dan perlengkapannya, ukuran luas akuarium yang akan kita gunakan setidaknya panjang 70 cm, tinggi 40 cm dan lebar 40 cm. Jika ada yang panjangnya 1 meter bahkan lebih itu malah lebih bagus.

Begitu akuariumnya sudah kita siapkan, peralatan lainnya yang tak kalah penting yang perlu kita sediakan, yaitu aerator (gelembung udara). Alat ini penghasil gelembung udara dalam air serta mesin filter yang berfungsi membuat sirkulasi udara.

Bahan terakhir yang kita butuhkan sekat kaca. Pasang sekat kaca diposisi tengah akuarium. Fungsi dari sekat ini adalah menjaga agar ikan tidak langsung berkelahi, mengingat louhan adalah jenis ikan yang mempunyai sifat mempertahankan daerahnya.

Air yang akan kita pakai sebaiknya air yang baru dan harus kita endapkan terlebih dahulu selama beberapa jam supaya kadar Phnya tidak terlalu tinggi, campurkan garam ikan (garam ini tersedia banyak di toko ikan hias) secukupnya nah setelah itu hidupkan aeratornya dan biarkan selama beberapa jam.

sebelum ikan louhan mulai diternakkan, untuk pakan usahakan selama 2 minggu beri makanan alami yang bergizi dan berprotein tinggi, seperti udang, cacing atau jangkrik, supaya nanti pada saat bertelur dapat menghasilkan bibit-bibit yang berkualitas. Untuk sementara kalau bisa jangan gunakan pakan louhan buatan yang mengandung pewarna, seperti pelet karena dapat mengganggu kesuburan ikan.

Menjodohkan Ikan

Menjodohkan ikan ikan louhan, masukkan ikan louhan jantan terlebih dahulu, bisa di sebelah kiri atau kanan. Jika anda menempatkan louhan jantan di kiri berarti louhan betinanya di sebelah kanan. Begitu kedua induk berada dalam 1 akuarium amatilah gerak-gerik keduanya apakah mereka saling bertengkar atau tidak.

Selama proses ini, sebaiknya sekat kaca jangan dibuka dulu biarkan kedua induk saling mengenal antara 3-7 hari. Setelah kedua induk nampaknya sudah akrab biasanya akan muncul pen yang agak menonjol pada induk betina, itu artinya telur yang ada dalam perutnya sudah masak dan siap dikeluarkan.

Apabila tanda-tanda itu sudah terlihat, inilah saatnya untuk melepas sekat kaca pemisah tadi. Lepaskan sekat secara perlahan, jangan sampai membuat ikan ketakutan. Amati kembali kedua induk selama beberapa jam. Apabila terjadi perkelahian secepatnya pisahkan mereka kembali dengan cara memasang sekat lagi, tetapi jika tidak ada perkelahian dan sepertinya mereka nampak mesra itu artinya kedua induk sudah mau berjodoh dan dipijah.

Tanda-tanda ikan telah berjodoh, biasanya sesekali si induk betina akan menggesekkan badannya ke louhan jantan, demikian pula si Jantan juga menggesekkan badannya ke tubuh betina sambil menggoyangkan sirip ekornya. jika hal itu terjadi sebaiknya tutup akuarium bagian depan dengan kertas yang berwarna gelap, hitam atau biru.

Jangan lupa, sebelum menutupnya berilah kedua induk makanan yang agak banyak biar mereka kenyang. Setelah kaca tertutup rapat, biarkan kedua induk berbulan madu didalam akuarium tertutup. Ingat, jangan sering-sering diintip. Dalam proses perjodohan ini juga untuk sementara kita tidak pakai filter terlebih dahulu.

Jika akuarium anda memiliki mesin filter sebaiknya jangan nyalakan dulu alat listrik tersebut selama proses pemijahan. Karena dapat mengakibatkan telur dapat terseret arus yang dihsilkan mesin tersebut dan proses pembuahan sang jantan pun tidak akan merata. Jadi, media yang kita butuhkan cukup akuarium dan aerator saja.

Induk Ikan Bertelur

Biasanya, ikan louhan betina bertelur 1-2 hari kemudian. Dasar akuarium sudah dipenuhi dengan telur yang bertebaran di pojok dan terkadang di samping. Telur yang berwarna putih susu adalah telur yang tidak berhasil dibuahi, sedangkan telur yang dibuahi ciri-cirinya berwarna bening dan terdapat bintik spot berwarna hitam.

Kedua induk akan menjaga telurnya dan terkadang si jantan akan mengipas-ngipasi telur tersebut dengan siripnya. Hal ini bertujuan untuk memberikan sirkulasi udara kepada telur. Sampai pada tahap ini jangan diangkat dulu induknya. Berikan mereka berdua makanan yang banyak dan sampai kenyang. Jangan sampai telat memberi pakan karena jika kelaparan bisa saja terjadi kedua induk akan memakan telurnya sendiri.

Telur louhan biasanya akan menetas selama kurang lebih 48 jam kemudian. Setelah semua telur menetas, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya segera angkat kedua induk dan masukkan mereka ke akuarium yang lain.

Selama 1-5 hari anakan louhan tidak perlu diberi makanan dari luar. Baru setelah hari kelima diberi pakan, berupa kuning telur yang sudah kita rebus dan remas-remas dahulu, baru ditaburkan ke dalam akuarium. Sampai tahap ini anda sudah bisa dikatakan berhasil memijahkan louhan. Selanjutnya hanya tinggal perawatan dan pembesaran anakan louhan. (*)

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).