Mobil Listrik Mudah Dijumpai di Hong Kong - inphedia.id

Header Ads

TOPIK

Mobil Listrik Mudah Dijumpai di Hong Kong



Dengan menggunakan mobil listrik, setidaknya dapat menghemat pengeluaran untuk mobilitas sehari-hari.

INPHEDIA.ID - Di negara Hong Kong, sejumlah mobil listrik besutan pabrikan otomotif maupun perusahaan teknologi dunia, misalnya Tesla, BMW, Toyota, Honda, Renault, Volvo hingga Nissan, ternyata begitu mudah dijumpai di keramaian lalu lintas di negara ini.

Di negara tersebut, mobil-mobil listrik itu dikemudikan dari berbagai kalangan usia, baik pria berpakaian setelan jas, anak muda, ibu rumah tangga membawa anaknya yang masih kecil, hingga kalangan lanjut usia pun ada yang mengemudi di balik setir mobil listrik.

Sejumlah mobil bermerk, seperti Telsa Model S dan Model X, BMW i3, Renault Zoe dan Nissan Leaf pun mudah dijumpai di parkiran umum, berbaris di lampu merah, atau berhenti di depan toko.

Trent penggunaan mobil listirk di negara itu salah satunya harga bensin yang mahal lebih dari 2 dolar AS per liter (sekira Rp29 ribu) membuat mereka beralih memakai mobil berpenggerak listrik. Tak hanya itu, kebijakan untuk kendaraan pribadi pun sejalan dengan armada transportasi umum, misalnya taksi, yang sudah menggunakan mobil-mobil bermesin hybrid.

Mengacu data Global Petrol Prices yang diumumkan pada 21 Januari 2019, harga bensin di Hong Kong memang mahal, mencapai 2,06 dolar AS per liter, melewati Islandia atau Norwegia seharga 1,7 - 1,8 dolar AS per liter.

Dengan menggunakan mobil listrik, setidaknya dapat menghemat pengeluaran untuk mobilitas sehari-hari. Sebab, ongkos menggunakan kendaraan pribadi di Hong Kong cukup tinggi, meliputi pajak, perawatan hingga ongkos parkir.

Untuk biaya parkir, setiap satu jam di Hong Kong mencapai 20-25 dolar Hong Kong (sekira Rp35ribu-Rp45 ribu). Sedangkan, biaya parkir berlangganan selama sebulan mencapai 2.500 dolar Hong Kong atau Rp4,5 juta.

Faktor lain yang membuat mobil listrik dilirik konsumen Hong Kong adalah insentif pajak yang menggiurkan, mencapai 97.500 dolar Hong Kong (Rp174,7 juta), untuk registrasi kendaraan pertama.

Selain itu, FRT (first registration tax) untuk mobil listrik pribadi akan terus dibebaskan hingga 97.500 dolar dari 1 April 2018 hingga 31 Maret 2021. Sedangkan, pajak yang dikenakan untuk kendaraan dengan mesin bakar konvensional bisa mencapai 250 ribu dolar.

Data penjualan pada 2016, penjualan Tesla di negara itu seperti dilansir Hong Kong Free Press mencapai 6.000 unit, melampaui di Inggris sebanyak 2.000 unit dan Kanada 1.800 unit. Besarnya insetif pajak membuat penjualan Tesla laris manis di negara yang sudah memiliki sistem transportasi yang mapan, mulai dari kereta api, bus, trem, taksi hingga feri, kata Hong Kong Free Press.

Distributor tunggal taksi Toyota di Hong Kong, Crown Motors, telah meluncurkan Comfort Hybrid, yang secara bertahap akan menggantikan sebanyak 18.163 unit taksi Toyota Crown berbahan bakar gas LPG di Hongkong, seperti diberitakan South China Morning Post pada Jumat (25/1/2019). (**)

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).