Cara Gampang dan Hemat Budidaya Ikan Air Tawar di Kolam Terpal - inphedia.id

Header Ads

TOPIK

Cara Gampang dan Hemat Budidaya Ikan Air Tawar di Kolam Terpal

Cara budidaya dan pembesaran ikan menggunakan kolam terpal memiliki beberapa keunggulan, yaitu hemat biaya, mudah pembuatannya dan praktis.

INPHEDIA.ID - Budidaya dan pembesaran ikan menggunakan kolam terpal sudah popular diterapkan terutama pada jenis ikan konsumsi dan ikan hias, seperti lele, patin, mujair, nila, mas, guppy, cupang dan lainnya.

Secara prinsip, penggunaan kolam terpal untuk beberapa jenis ikan air tawar, baik ikan konsumsi maupun ikan hias sama saja. Artinya, anda pun kini bisa mencoba budidaya kolam terpal yang mudah, hemat biaya dan sederhana tersebut.

Cara budidaya ikan patin menggunakan kolam terpal memiliki beberapa keunggulan, yaitu hemat biaya, mudah pembuatannya dan praktis. Baiknya kita uraikan ketiga keunggulan tersebut.

1. Hemat Biaya

Biaya yang dibutuhkan untuk membangun kolam, baik kolam tanah, kolam semi permanen maupun permanen tidak sedikit. Jika anda menggunakan terpal, maka tentu biayanya bisa ditekan lebih banyak. Anda cukup membeli terpal secukupnya sesuai ukuran kolam yang akan anda buat, beberapa batang bambu/kayu persegi untuk pagar, tali dan selang air.

2. Mudah Cara Pembuatannya

Kolam terpal lebih mudah pembuatannya. Anda bisa menyesuaikan dengan pekarangan yang anda miliki. Cukup menyiapkan bambu/kayu persegi sebagai pagar keliling kolam, lalu letakkan terpal hingga membentuk kolam. Ikat keempat sisinya agar kolam tidak tumpah atau terlipat saat diisi air. Terpal yang digunakan pilih dari terpal yang cukup kuat dan tebal.

3. Praktis

Kolam terpal memang tidak tahan lama, namun cukup tahan untuk beberapa kali musim panen, asalkan perawatannya baik dan menghindari resiko kebocoran dengan tidak menggunakan peralatan yang tajam disekitar kolam.

Kolam terpal mudah diganti, mudah dibersihkan dan gampang perawatannya. Selain itu juga fleksibel. Anda bisa menambah kolam kapan pun anda mau sejauh masih terdapat ruang.

Nah, keunggulan di atas menarik bukan? Kini anda bisa mewujudkan hobi dan bisnis anda dalam budidaya ikan air tawar rumahan yang murah dan gampang. Anda tidak perlu lagi membeli ikan kegemaran anda di pasar, cukup memelihara di rumah dalam kolam terpal yang sederhana.

Tapi, ketika anda menggunakan kolam terpal, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan agar ikan tetap sehat dan kolam anda awet tak gampang rusak.

Setelah kolam terpal jadi dan diisi dengan air jangan buru-buru memasukan ikan patin anda ke dalamnya. Tunggulah setidaknya selama 1-2 minggu sampai PH airnya tidak asam.

Air sumur atau air PAM mungkin mengandung keasaman yang kurang baik untuk ikan. Hal ini juga untuk menghindari racun yang mungkin masih menempel pada terpal.

Selain itu, isilah air secara bertahap, jangan langsung penuh. Anda bisa memulainya dari setinggi 20 cm sampai kira-kira setengah terpal. Hal ini juga penting untuk mengecek apabila anda kebocoran atau desain yang kurang pas posisinya.

Setelah diisi dengan benih ikan, pastikan untuk menjaga kolam tetap bersih tidak berlumpur. Jadi, sebaiknya anda rutin mengganti air agar ikan patin anda sehat.

Berikan pakan secukupnya sesuai kebutuhannya dan dengan cara yang tepat. Pemberian pakan yang berlebihan akan membuat kolam cepat kotor. Kadar protein dari pelet yang tidak termakan habis juga mengurangi kualitas air.

Sering-seringlah mengecek kondisi terpal apabila air membludak saat hujan, atau kemungkinan bocor dan rusak. Jika anda tidak rutin mengawasi kolam terpal anda, hal-hal yang buruk, seperti kolam rusak dan sebagainya akan sulit dihindari.

Pastikan saluran pengairan yang mudah dan baik. Terutama jika anda membuat kolam di lingkungan perkampungan. Anda harus membuat sistem pembuangan air yang memadai agar tidak mengganggu tetangga.

Anda bisa membuat beberapa kolam untuk pembibitan, pembesaran, pemijahan dan sebagainya dengan kolam terpal. Bedanya hanya ukuran sesuai tingkat kebutuhan anda.

Jika anda baru pemula, ada baiknya anda mencoba dulu budidaya ikan patin dengan system pembesaran. Anda bisa membeli bibit patin untuk dibesarkan. Sambil melihat peluang dan kondisi lingkungan sekitar apakah cocok atau sesuai untuk budidaya patin. (AB/IN/R-03)


No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).