Cara Gampang Mencegah Ikan Hias Agar Tidak Mudah Mati - inphedia.id

Header Ads

TOPIK

Cara Gampang Mencegah Ikan Hias Agar Tidak Mudah Mati

Sebenarnya kematian ikan hias sangat mungkin bisa kita atasi untuk menghindari datangnya penyakit pada ikan hias tersebut.  

INPHEDIA.ID - Ikan hias ada yang dipelihara di dalam kolam rumah atau di dalam akuarium. Tapi, siapapun juga orangnya apabila melihat ikan hias kesayangan mati sedih rasanya. Duh, gimana rasanya, sulit diungkapkan.

Sebenarnya kematian ikan hias sangat mungkin bisa kita atasi apabila dirawat dengan baik, menjaga kualitas air, pemberian makan yang teratur dan bergizi serta hal-hal lain untuk menghindari datangnya penyakit pada ikan hias tersebut.  

Pemeliharaan ikan hias seringkali menemukan kendala karena ketahanan fisik ikan dan kondisi lingkungan yang berubah menyebabkan ikan mudah stress. Tentu saja ini dapat mengakibatkan kerugian materi bagi pemelihara.

Hampir semua jenis ikan air tawar sudah toleran terhadap lingkungan karena hasil persilangan yang disesuaikan dengan wilayah perkembangbiakan. Oleh sebab itu diperlukan pengetahuan dalam mencegah ikan hias air tawar agar tidak mudah mati.

Bibit atau Indukan Ikan Hias Berkualitas

Upayakan ikan hias tidak cepat mati dengan tidak membeli induk ikan atau bibitnya dari tempat yang terkena penyakit. Ikan hias mudah sekali tertular penyakit pada kolam yang sama.

Apabila terdapat 100 ikan dalam satu kolam dan salah satunya induk terserang penyakit, maka semua ikan akan mudah tertular. Selain itu pilihlah ikan yang masih berusia muda.

Lingkungan Ikan Hias yang Sehat

Buatlah lingkungan yang cocok untuk kelangsungan hidup ikan hias. Kebiasaan hidup ikan pada habitat aslinya perlu diketahui agar dapat menduplikasi habitatnya di kolam atau akuarium. Ikan hias juga tidak suka pada lingkungan yang cerah atau mendapatkan sinar terlalu banyak.

Untuk tingkat kemasaman air juga mendekati netral, yaitu berkisar antara 6-7. Tempat pemeliharaan baiknya dibuat dalam keadaan redup agar ikan dapat merasa nyaman, terutama saat pemijahan.

Pakan Ikan Hias yang Alami

Upayakan untuk memberi ikan hias dengan bahan alami. Pakan alami tidak menurunkan kualitas air sebanyak pakan buatan. Pakan alami hidup tidak akan menyebabkan tumpuhan bahan organik di dasar kolam/akuarium karena apabila tidak dimakan ikan, pakan tersebut dapat tetap hidup.

Sedangkan, pakan buatan yang paling dikenal dalam bentuk pelet, apabila tidak dimakan ikan akan mengendap di dasar sehingga perlahan menurunkan kualitas air.

Endapan bahan organik tersebut akan membusuk dan menghasilkan senyawa NH3 (ammonia) sehingga kadar oksigen terlarut di dalam kolam/akuarium akan berkurang. Lama kelamaan kondisi ini akan menyebabkan kematian pada ikan hias.

Jaga Kuantitas Ikan Hias

Usahakan untuk tidak memelihara ikan hias dengan kepadatan yang tinggi di dalam kolam/akuarium. Serangan penyakit akan lebih mudah terjadi di dalam kolam yang berkepadatan tinggi, karena intensitas terjadinya gesekan tubuh antara sesama ikan menjadi lebih sering.

Gesekan tubuh inilah yang selain menimbulkan luka, juga dapat menyebabkan penyebaran penyakit antar ikan. Ikan hias yang mengalami luka akan mengalami daya tahan tubuh yang menurun dan menjadi rentan terkena penyakit. Akibat yang paling fatal adalah ikan menjadi cepat mati.

Perawatan Kolam Ikan Hias yang Teratur

Perawatan kolam atau akuarium yang rutin. Kuraslah air walaupun kolam/akuarium suda dilengkapi dengan filter. Pengurasan dapat dilakukan minimal 2 kali dalam sebulan atau saat air sudah keruh dengan endapan sisa makanan yang tertumpuk banyak. Saat pengurasan sebaiknya tidak membuang semua air karena akan menyebabkan ikan menjadi stress. (AB/R-03)

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).