Mengenal Gmail, Layanan Surel Milik Google - inphedia.id

Header Ads

TOPIK

Mengenal Gmail, Layanan Surel Milik Google

Dengan sistem undangan dalam bentuk Beta, Gmail diluncurkan pada 1 April 2004 dan tersedia untuk publik pada 7 Februari 2007 meski ketika itu masih menyandang status Beta.

INPHEDIA.ID - Bagi pengguna internet pasti sudah tidak asing lagi dengan Gmail, layanan surel milik Google ini. Pengguna dapat mengakses Gmail dalam bentuk surat web HTTPS, protokol POP3 atau IMAP4.

Dengan sistem undangan dalam bentuk Beta, Gmail diluncurkan pada 1 April 2004 dan tersedia untuk publik pada 7 Februari 2007 meski ketika itu masih menyandang status Beta. Bersama seluruh produk Google Apps, layanan ini tidak lagi Beta pada 7 Juli 2009.

Dengan kapasitas penyimpanan awal 1 GB per pengguna, Gmail berhasil meningkatkan standar penyimpanan gratis surat web dari 2-4 MB yang ditawarkan para pesaingnya pada waktu itu. Pesan pribadi, termasuk lampiran, dibatasi hingga 25 MB, lebih besar daripada layanan surat web lainnya.

Gmail memiliki antarmuka berorientasi pencarian dan "tampilan percakapan" yang mirip dengan forum Internet. Sejumlah pengembang web mengakui Gmail adalah layanan pertama yang memakai metode pemrograman Ajax.

Gmail beroperasi dengan Google GFE/2.0 di Linux. Hingga Juni 2012, Gmail adalah layanan surat elektronik berbasis web terbesar dengan 425 juta pengguna aktif di seluruh dunia.

Fitur Gmail

Gmail menyedikan kapasitas penyimpanan sebanyak lebih dari 7538 megabyte dan terus bertambah. Jumlah ini lebih dari jumlah yang disediakan situs lain, seperti Yahoo! dan Hotmail.

Hal ini berarti para pengguna dapat menyimpan sampai ribuan surat elektronik. Sampai saat ini, Gmail merupakan email dengan kapasitas terbanyak. Bahkan, Gmail dapat mengirimkan lampiran hingga 25 MB per email.

Gmail juga mengaplikasi teknologi pencarian Google yang memudahkan penggunanya mencari sesuatu dari email mereka. Gmail juga menampilkan iklan yang didasarkan dari email yang diterima pengguna. Iklan tersebut hanya diperlihatkan ke pengguna Gmail dan tidak dikirimkan ke alamat eksternal.

Salah satu dari hal baru yang ditawarkan Gmail adalah penyortiran email dalam bentuk "Conversation view". Dengan begini email yang diterima akan diurutkan dalam bentuk percakapan, sehingga semua balasan dan topik tidak terpisah-pisah.

Hal ini bisa membuat pengguna mudah untuk melihat email yang mereka dapat. Gmail kadang salah mengira email mana yang harus dikelompokkan bersama-sama, namun hal ini sudah jarang terjadi.

Salah satu perubahan barunya kemampuan untuk melabeli email. Sebuah email dapat mempunyai lebih dari satu label. Fitur ini berguna untuk menyortir email sesuai dengan label yang diberikanya, Google juga dapat memberikan label secara otomatis dengan sebuah filter.

Teknologi Push e-mail juga diterapkam Gmail pada perangkat iPhone dan Windows Mobile, sedangkan pada perangkat Telepon pintar (smartphone) lainnya kemampuan teknologi Push e-mail dari Gmail ini bervariasi tergantung dari aplikasi yang bisa dipasang pada Telepon pintar dari berbagai merk dan jenis.

Banyak Pengguna Aktif Gmail

Gmail sepertinya sudah menjadi salah satu aplikasi wajib bagi pengguna smartphone, baik untuk Android ataupun iOS. Tahun lalu 2018 saja, jumlah pengguna aktif Gmail sudah mencapai lebih dari 1,5 miliar. Angka tersebut telah naik 33 persen dari sebelumnya yang telah mencapai 1 miliar pengguna pada Februari 2016.

Pada tahun 2012, Gmail memiliki 425 juta pengguna aktif. Lalu pada tahun 2015 naik dua kali lipat menjadi 900 juta pengguna. Sebanyak 75 persen dari mereka menggunakan layanan ini pada smartphone.

Google juga menambahkan, dengan adanya jumlah populasi dunia mencapai 7,53 miliar maka bukan tak mungkin ada satu pengguna yang memiliki akun Gmail lebih dari satu. (GML.IN/SD/*)

loading...

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).