Bentuk-bentuk Heksagonal Dapat Diamati pada Saturnus - inphedia.id

Header Ads

TOPIK

Bentuk-bentuk Heksagonal Dapat Diamati pada Saturnus



INPHEDIA.ID - Saat pesawat ruang angkasa Voyager terbang di atas Saturnus pada awal 1980-an, mereka membuat penemuan yang mengejutkan. Di kedua kutub planet ini, kita dapat mengamati vortisitas, yang tidak mengejutkan bagi raksasa gas.

Meski demikian pusaran kutub utara Saturnus, yang dapat diamati selama musim panas planet ini memiliki geometri tertentu. Itu adalah heksagonal, yang merupakan bentuk yang tidak biasa kita lihat di atmosfer planet Bumi dan benda lain di tata surya.

Sejak ditemukan, pusaran aneh ini masih ada di sini. Sekali lagi diamati oleh wahana antariksa Cassini dari 2006, selama musim panas Saturnus baru. Oleh karena itu struktur yang stabil tetapi masih dapat berubah.

Antara 2012 dan 2016, itu berubah warna, dari warna biru-hijau ke warna oranye keemasan. Cassini, yang tetap berada di orbit Saturnus selama 13 tahun, mampu melakukan pengamatan luas terhadap fenomena berdasarkan data ini.

Tim Franco-Inggris menemukan struktur heksagonal kedua pada ketinggian yang lebih tinggi dalam massa awan Saturnus. Tampak jelas bahwa kedua struktur ini saling mempengaruhi. Bahkan, mungkin merupakan fenomena tunggal.

Segi enam kutub Saturnus dengan demikian bisa menjadi semacam menara raksasa. Segi enam itu sendiri sangat besar sehingga seluruh bumi bisa tinggal di sana. Juga diasumsikan bahwa ketinggiannya setidaknya beberapa ratus kilometer di ketinggian.

Dilihat dari atas, kutub-kutub raksasa gas seringkali memiliki bentuk geometris yang kompleks. Pesawat ruang angkasa Juno meluncurkan satu set vortisitas menarik di Kutub Utara Jupiter. Tetapi struktur ini selalu melengkung, kecuali pada Saturnus.

Sebuah tim dari Universitas Oxford berpikir telah menemukan penjelasan. Bentuk-bentuk ini dapat disebabkan oleh kecepatan angin yang berbeda pada garis lintang yang berbeda. Selama percobaan di laboratorium, mereka mengalirkan fluida dengan kecepatan berbeda di pusat dan di pinggiran.

Ini memungkinkan pembentukan bentuk geometris dengan tiga, enam atau delapan sisi. Namun, syarat-syarat perbedaan kecepatan harus sangat tepat. Ini mungkin menjelaskan mengapa struktur heksagonal seperti itu belum diamati di kutub selatan Saturnus atau di planet lain.

Tim di awal penemuan pusaran kedua di ketinggian sayangnya tidak memiliki data baru untuk menjelaskan fenomena ini. Peringatan berakhirnya misi Cassini semakin dekat dan saat ini belum ada misi baru yang direncanakan untuk sistem Saturnus. (NW.IN/TN)

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).