Misteri Pembentukan Benua Pertama Bisa Jadi Tersimpan di Berlian Cacat Ini - inphedia.id

Header Ads

TOPIK

Misteri Pembentukan Benua Pertama Bisa Jadi Tersimpan di Berlian Cacat Ini

Para periset dalam penelitian itu mengkaji inklusi (terperangkapnya materi dalam sebuah mineral) yang dianggap sebagai kecacatan pada sebongkah berlian yang diperkirakan terbentuk dari masa lampau.

INPHEDIA.ID - Berdasarkan sebuah riset terbaru, ketidaksempurnaan kecil yang ditemukan pada sebuah berlian ternyata menyingkap rahasia tentang pembentukan benua pertama di Bumi.

Para periset dalam penelitian itu mengkaji inklusi (terperangkapnya materi dalam sebuah mineral) yang dianggap sebagai kecacatan pada sebongkah berlian yang diperkirakan terbentuk dari masa lampau.

Mereka menemukan, sebelum kenaikan oksigen di atmosfer, mineral sulfida dalam inklusi itu adalah yang terakhir di permukaan planet 2,5 miliar tahun yang lalu.

Temuan itu mengungkap sejarah benua dan mantel di mana berlian terbentuk, kata pemimpin studi Karen Smit, seorang peneliti di lembaga nirlaba Gemological Institute of America, seperti melansir Live Science.

Berlian dalam penelitian itu, yang ditemukan di Afrika barat, menunjukkan bahwa benua kuno di wilayah itu dibentuk oleh subduksi, sebuah proses di mana satu lempengan kerak mendorong yang lain dari bawah.

"Kita bisa melacak 2,5 miliar tahun sejarah Bumi hanya melalui satu inklusi sulfida ini," kata Smit kepada Live Science.

Karen Smit dan rekan-rekannya mempelajari nitrogen dalam berlian dari wilayah Zimmi di Sierra Leone, Afrika barat ketika mereka memperhatikan bahwa inklusi sulfida dalam berlian menunjukkan tanda-tanda eksistensinya di mantel Bumi sebelum berlian terbentuk, yang berarti mereka terperangkap di dalam proses kristalisasi berlian dan dibawa ke permukaan dengan mereka.

Peneliti mulai menyelidiki isotop belerang di dalam inklusi. Isotop adalah variasi atom dengan jumlah neutron yang berbeda dalam nukleusnya.

Apa yang mereka temukan mengungkapkan inklusi sudah sangat tua. Oksigen melindungi belerang dari reaksi tertentu dengan sinar ultraviolet, sehingga para peneliti dapat mengetahui apakah belerang terbentuk dalam lingkungan yang kaya oksigen atau rendah oksigen.

Isotop ini terbentuk di atmosfer sebelum ada banyak oksigen di atmosfer, sekitar 2,5 miliar tahun yang lalu, kata Smit. Berlian itu sendiri jauh lebih muda dari itu, dan terbentuk sekitar 650 juta tahun yang lalu. (SBB.IN/**)

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).