Lembaga Antariksa Buat Skenario Asteroid Menerjang Bumi - inphedia.id

Header Ads

TOPIK

Lembaga Antariksa Buat Skenario Asteroid Menerjang Bumi

Memang dalam sejarah sudah banyak terjadi tabrakan asteroid yang berimbas mengerikan. Namun, untuk saat ini memang belum ada ancaman tersebut.

INPHEDIA.ID - Tentang kemungkinan jatuhnya asteroid raksasa ke planet Bumi, lembaga antariksa NASA membuat skenario menakutkan. Walaupun berhasil mengamankan, ternyata ada sebagian asteroid yang meluncur ke tengah kota New York.

Federal Emergency Management Agency dan lembaga terkait lainnya diberi waktu 8 tahun untuk coba menghentikan sebuah asteroid yang dalam jalur menubruk Bumi, dalam latihan Planetary Defense Conference, partisipan dari NASA, seperti dikutip dari Business Insider.

NASA dan lembaga antariksa lain di seluruh dunia bersama-sama mengendalikan asteroid itu ketika waktunya tiba. Akan tetapi ada bagian besar yang terlepas dan menuju Bumi.

Asteroid yang digambarkan sepanjang 260 meter itu mengarah ke kota Denver, tapi lembaga antariksa berhasil mengubah jalurnya memakai pesawat gerak cepat yang didesain untuk membelokkan asteroid. Akan tetapi, bagian sepanjang 80 meter terlepas dan tetap menuju ke Bumi.

Dengan kecepatan 19 kilometer per detik menuju kota New York, hal itu akan menimbulkan akibat mengerikan, melepaskan energi tubrukan antara 5 sampai 20 megaton. Sebagai perbandingan, kombinasi bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki 'hanya' menghasilkan 0,04 megaton energi.

Setelah dianalisa, tidak ada cara lain yang lebih aman selain mengevakuasi seluruh warga New York demi keselamatan mereka. NASA menjelaskan bahwa simulasi itu didesain untuk membantu pemegang kebijakan mempraktekkan jika terjadi tumbukan asteroid dengan skenario terburuk.

Memang dalam sejarah, sudah banyak terjadi tabrakan asteroid yang berimbas mengerikan. Namun, untuk saat ini memang belum ada ancaman tersebut. "Saat ini, belum diketahui ada asteroid dengan kemungkinan signifikan menabrak Bumi dalam abad ke depan," terang NASA. (TKN.IN/**)   

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).