Google Perketat Keamanan Data dengan Fitur Kendali Privasi - inphedia.id

Header Ads

TOPIK

Google Perketat Keamanan Data dengan Fitur Kendali Privasi


Akses ke kontrol privasi melalui Gmail terletak di ikon profil di pojok kanan atas, setelah mengklik "Manage You Google Account" pengguna akan diarahkan ke akun Google mereka.

INPHEDIA.ID - Google memperketat keamanan data dan privasi para pengguna, sekaligus ingin para pengguna juga memiliki kontrol atas data-data yang berada di platform.

"Privasi bukan hanya untuk pengguna yang mampu mengakses layanan premium, kami ingin semua pengguna bisa merasakan perlindungan privasi yang sama," kata Chief Privacy Officer Google, Keith Enright.

Terhadap privasi dalam produk-produk buatan mereka, Google menyediakan kontrol salah satunya surat elektronik Gmail, yang merupakan pintu masuk ke akun Google.

Untuk akses ke kontrol privasi melalui Gmail terletak di ikon profil di pojok kanan atas, setelah mengklik "Manage You Google Account" pengguna akan diarahkan ke akun Google mereka.

Google menyebut akses ini "one-tap access", saat ini terdapat di aplikasi Search, Maps, YouTube dan Chrome. One-tap access ini mempermudah pengguna karena mereka tidak perlu masuk ke pengaturan atau setting di ponsel untuk membuka akun Google.

Setelah masuk akun Google, pengguna secara mandiri dapat mengatur data yang mereka bagikan ke Google, antara lain berupa histori lokasi (Location History), aktivitas di website dan aplikasi (Web and App Activity) dan informasi mengenai perangkat.

Mengenai data apa yang tersimpan di platform tersebut, Google menyediakan tiga opsi bagi pengguna mereka, yaitu menghapus manual, menyimpan data selama tiga bulan atau 18 bulan.

Setelah periode tersebut, data secara otomatis dihapus dari akun Google. Fitur hapus otomatis tersebut saat ini baru tersedia untuk Web and Activity. Google juga menambah fitur ini untuk Location History penggunanya. (INT.IND/*)

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).