Pantai Merah, Destinasi Favorit Wisatawan Melancong ke Panjin China - inphedia.id

Header Ads

TOPIK

Pantai Merah, Destinasi Favorit Wisatawan Melancong ke Panjin China

Warna rumputnya yang merah menutupi hampir 6.000 hektar tanah. Kontras dengan pemandangan dari jauh. Jika dilihat lebih dekat, warna merah darah ini lebih mirip dengan bentangan karpet raksasa.

INPHEDIA.ID - Berwisata ke pesisir pantai melihat hamparan pasir putih di pinggir pantai pastinya sudah biasa. Tapi, kalau di bibir pantai berwarna merah, tentu bukan hal yang lain dari biasanya. Pantai merah yang unik ini adanya di delta Sungai Liaohe, sekitar 30 kilometer barat daya Kota Panjin, China.

Sesuai dengan namanya, pantai ini memang berwarna merah. Bahkan, mirip seperti warna darah karena pantai ini dipenuhi dengan rumput berwarna merah terang. Keunikan yang dimiliki Pantai Merah, sukses menyedot banyak perhatian wisatawan. Pantai ini pun menjadi salah satu lokasi favorit pelancong yang sedang liburan ke negara itu.

Warna rumputnya yang merah menutupi hampir 6.000 hektar tanah. Kontras dengan pemandangan dari jauh. Jika dilihat lebih dekat, warna merah darah ini lebih mirip dengan bentangan karpet raksasa. Ini berasal dari rumput yang tumbuh di pinggiran pantainya, yaitu rumput sea-blite.

Pastinya lagi, warna merah yang menutupi Pantai Merah tidak bisa dilihat setiap saat. Warna ini hanya bisa dilihat saat musim gugur tiba. Saat itu, rumput yang awalnya berwarna hijau berubah menjadi warna merah.



Kalau yang ingin melihatnya langsung, hindari datang pada bulan April-Mei. Saat itu, rumput tidak berwarna merah, melainkan hijau. Kemudian, di atas lumpur yang mengelilingi pantai, rumput sea-blite akan berubah warna secara bertahap.

Bagi yang penasaran, waktu terbaik untuk menikmati hamparan karpet raksasa ini datanglah di bulan September. Pada bulan tersebut, rumput mulai berubah warna menjadi merah terang, dan akhirnya menutup seluruh permukaan pantai. 

Dari atas jembatan kayu, kamu bisa melihat pemandangan cantik ini lebih puas. Burung-burung yang mencari makan di antara rimbunnya rumput menjadi pemanis yang sempurna.

Di sini, ada sekitar 236 jenis burung yang menjadikan rumput ini sebagai habitatnya. Burung yang paling banyak ada di pantai ini adalah burung camar. Lepaskan pandangan lebih jauh lagi, ada sekelompok anjing laut yang asyik bermain di pinggir laut lepas.

Para pecinta fotografi jangan lewatkan kesempatan menyaksikan pemandangan menakjubkan ini. Keluarkan kamera kamu, dan tangkap setiap momen cantik yang ada di tempat tersebut. (PSW.IND/*)
loading...

No comments

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).