-->

Maksimalkan Pendapatan Penerbit dengan Iklan Video

 

Tak dapat dipungkiri, pengguna internet banyak yang mengkonsumsi konten video dan pangsanya akan terus tumbuh di masa depan. Karena tingkat keterlibatan video yang lebih tinggi, ini telah menjadi format pilihan baru bagi penerbit.



INPHEDIA.ID - Dunia periklanan dari waktu ke waktu terus berkembang. Saat ini, penerbit dapat menampilkan berbagai macam format iklan mulai dari spanduk tradisional hingga iklan video di situs web mereka. Sekarang, orang tidak hanya ingin konten yang dibaca, tetapi mereka juga banyak yang lebih memilih konten dalam bentuk video. 

Ketika era periklanan digital pertama kali muncul, sebagian besar penerbit mulai memonetisasi sisa ruang mereka di situs web dengan menayangkan iklan gambar, iklan teks, atau iklan tautan. Sedikit demi sedikit, penerbit menjadi lebih cerdas secara digital. Karena upaya monetisasi mereka berkembang seiring waktu, begitu pula metode, format, dan teknologi periklanan digital. 

Tak dapat dipungkiri, pengguna internet banyak yang mengkonsumsi konten video dan pangsanya akan terus tumbuh di masa depan. Karena tingkat keterlibatan video yang lebih tinggi, ini telah menjadi format pilihan baru bagi penerbit.

Untuk maksimalkan pendapatan dengan iklan video, penerbit atau penayang tentunya terlebih dahulu harus bekerjasama dengan jaringan iklan video. Fungsi utama jaringan iklan video adalah menghadirkan permintaan video untuk inventaris iklan video penerbit. 

Setelah terjadi kesepakatan kerjasama, kedua belah pihak antara jaringan iklan video dengan penerbit atau penayang menyiapkan kampanye, mengoptimalkan iklan video hingga pendapatan. 

Karena tingkat keterlibatan yang lebih tinggi dan kelangkaan konten video, iklan video biasanya memiliki rasio klik tayang yang lebih tinggi daripada format iklan lainnya. Itu berarti BPS lebih tinggi dan dengan demikian lebih banyak pendapatan iklan bagi penerbit.

Apa itu Iklan Video?
Iklan video adalah iklan digital yang biasanya berisi video, termasuk iklan dalam teks dan dalam spanduk. Penerbit dapat menampilkan iklan video baik di dalam konten video maupun di luar konten video. 

Ketika pengguna melihat konten video dan mengklik iklan video tersebut, mereka akan dibawa ke halaman arahan pengiklan yang sesuai. Saat ini, sebagian besar iklan video dijual dengan cara terprogram dan volume iklan video yang lebih sedikit dijual langsung. 

Iklan video yang dijual langsung, yakni iklan yang dijual kepada pengiklan secara langsung berdasarkan volume inventaris, tarif CPM, dan durasi kampanye iklan. Sedangkan, iklan video terprogram dijual dengan bantuan teknologi otomatis untuk mengarahkan pengiklan dan pengiklan pihak ketiga. 

Berbeda dengan iklan penjualan langsung tradisional, iklan video terprogram memerlukan lebih sedikit pekerjaan manual dan menawarkan beberapa manfaat seperti opsi penargetan lanjutan, dan lain sebagainya.

Jenis Format Iklan Video
Format iklan video yang dikategorikan oleh IAB secara umum ada tiga format, yaitu iklan video linear, iklan video non-linear dan iklan video pengiring.

Iklan Video Linear: Iklan video linier adalah format iklan yang dapat diapit di antara konten video organik yang mirip dengan iklan komersial TV. 

Iklan jenis ini dapat dibagi lagi menjadi tiga subkategori: Iklan pra-putar, iklan paruh-putar, dan iklan pasca-putar. Iklan pra-putar diputar sebelum konten video organik ditampilkan, sedangkan iklan pasca-putar diputar segera setelah konten video berakhir.

Iklan Video Non-Linear: Iklan video non-linear sebenarnya bukan iklan video. Mereka biasanya adalah gambar yang menutupi konten video. Jenis iklan tersebut dapat berjalan secara bersamaan dengan konten video sehingga pengguna dapat melihat konten iklan serta konten video secara bersamaan.

Dalam penayangannya, iklan video non-linier dapat ditayangkan sebagai iklan gambar statis, iklan multimedia interaktif, dan banyak lagi lainnya.

Iklan Video Pengiring: Iklan video pengiring dapat ditayangkan bersama dengan iklan video linier dan iklan video non-linier. Iklan pengiring dapat hadir dalam beberapa ukuran dan bentuk iklan yang berbeda.

Iklan pengiring tersebut biasanya berjalan di samping pemutar video. Namun, iklan video pengiring tidak dapat ditayangkan sendiri dan harus memiliki iklan video master, yaitu video linier atau video non-linear.

Jenis Unit Iklan Video
Jenis unit iklan video yang ditentukan oleh IAB dapat dikategorikan menjadi dua jenis, yakni unit iklan video sela dan unit iklan video out-stream.

Unit iklan video sela adalah iklan video sela diputar sebelum, selama, dan setelah konten video. Unit iklan video tersebut digunakan oleh penerbit untuk memonetisasi konten video mereka dan dapat diputar di dalam video berdurasi pendek dan panjang. 

Secara umum, unit iklan video in-stream digunakan dalam tiga jenis konten video, yaitu konten berita, konten yang disindikasikan atau didistribusikan dan konten buatan pengguna. 

Sementara, unit iklan video out-stream adalah unit iklan video yang memungkinkan penayang untuk menampilkan iklan video di luar konten video. Inilah perbedaan utama antara iklan video in-stream dan out-stream yang dapat dimanfaatkan oleh unit iklan bergambar standar untuk memberikan pengalaman video.

Iklan video out-stream dapat dibagi menjadi empat kategori, masing-masing iklan video dalam artikel, Iklan video native, iklan video pengantara dan iklan video dalam spanduk.

Iklan video dalam artikel: Iklan tersebut dimuat di antara paragraf konten editorial dan dapat dimuat secara dinamis saat pengguna menggulir halaman.

Iklan video native: Ini adalah iklan video yang dipromosikan yang dapat terdiri dari berbagai jenis – unit in-feed, penelusuran berbayar, listingan promosi, widget rekomendasi, atau kustom. Iklan video native terdiri dari judul, deskripsi, dan konteks iklan.

Iklan video pengantara: Iklan semacam itu umumnya digunakan oleh penerbit aplikasi dan muncul saat pengguna mengeklik aplikasi. Iklan pengantara menutupi seluruh layar perangkat pengguna. Buka artikel ini untuk membaca lebih lanjut tentang iklan pengantara.

Iklan video dalam spanduk: Iklan video dalam spanduk adalah iklan video di dalam spanduk yang memanfaatkan ukuran spanduk. Ini memiliki permintaan yang lebih rendah daripada format iklan out-stream lainnya dan penerbit tidak disarankan untuk menggunakannya. 

Dalam iklan video dikenal ada dua jenis tag iklan. Kedua tag tersebut, yakni VAST (Template Penayangan Iklan Video) dan VPAID (Definisi Antarmuka Iklan Pemutar Video). Keduanya berfungsi sebagai protokol yang bertindak sebagai jembatan antara pemutar video dan unit iklan video dan menginstruksikan iklan tentang cara diputar di dalam pemutar.

Tag video dibuat di server iklan yang mendukung protokol ini dan Google Ad Manager adalah salah satu dari server tersebut. Selain itu, jaringan video dapat membantu Anda menyiapkan tag untuk inventaris. (IND/VDO/*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentar dengan UNKNOWN atau SPAM akan dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top